Getting Time...

"Di Malaysia Saya Tak Bisa Masuk Kampus"

Iman Herdiana
Senin, 30 Januari 2012 13:30 wib
Anwar Ibrahim (Foto: Iman Herdiana/okezone)
Anwar Ibrahim (Foto: Iman Herdiana/okezone)
BANDUNG - Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim langsung menyindir pemerintah Malaysia begitu naik ke atas podium di Aula Barat Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Di Malaysia saya tidak bisa masuk kampus. Di sini disambut rektor," kata Anwar Ibrahim, Senin (30/1/2012).

Hari ini, Anwar memang didapuk menjadi keynote speech Sarasehan Nasional: Dr. Ir. M. 'Imaduddin Abdulrahim (Bang Imad) Memorial Lecture & Pelantikan Pengurus Bakornas LDMI bertema "Revitalisasi Gerakan Dakwah; Menuju Kebangkitan Islam dan Indonesia", di ITB, Bandung, Jawa Barat.

Dalam kuliah umum siang ini, Anwar juga menyelipkan humor-humor segarnya sehingga ratusan mahasiswa ITB dan kampus lain sesekali tertawa.

Misalnya ketika Anwar Ibrahim menceritakan tokoh Imaduddin Abdulrahim (Bang Imad), aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) era 70-an.

Anwar bercerita, Bang Imad adalah pribadi yang terbuka dan sosok Islam modernis. Almarhum, sambungnya, pernah jadi dosen di Institut Teknologi Malaysia.

"Orangnya keras dan tegas saat menjadi dosen," ujar Anwar.

Tetapi, lanjutnya,  selesai kuliah Bang Imad menikmati musik Beethoven.

"Teman-teman kaget, kok dakwah musiknya orang kafir," tutur Anwar, yang disambut tawa hadirin.

Meski begitu, Anwar mengaku tidak keberatan dengan kebiasaan Bang Imad tersebut.

"Sebab, saya suka Elvis, Beatles, dan sekali-kali saya puji Bollywood," imbuhnya dan lagi-lagi hadirin tertawa.(rfa)
TWITTER »
twit