Getting Time...

Menyegarkan Kembali Bahaya Narkoba

Minggu, 29 Januari 2012 12:13 wib
Foto: dok. pribadi
Foto: dok. pribadi
PERISTIWA tabrak maut di Tugu Tani Jakarta mengindikasikan bahwa penyebaran narkoba di Indonesia masih sangat massif. Masih banyak pemuda pemudi Indonesia mengonsumsi barang memabukkan ini.

Tragedi ini juga membukakan mata kita sebagai generasi muda bahwa isu peperangan tidak hanya masalah terorisme, korupsi, dan kebebasan hak asasi  manusia. Kita harus sadar bahwa pemberantasan narkoba juga harus diperhatikan dengan serius.

Upaya pemberantasan narkoba dilakukan pemerintah di antaranya dengan menunjuk Badan Narkotik Nasional (BNN) sebagai institusi resmi penanggulangan narkoba di Tanah Air. Tetapi, BNN kini harus mulai membenahi pola pemberantasan narkoba di Indonesia.

BNN seharusnya tidak hanya fokus dalam membatasi penyebaran dan distribusi narkoba, namun juga harus mampu menembus tempat-tempat hiburan besar. Sebab, tempat-tempat hiburan inilah yang menjadi sarang pemakaian dan transaksi antarpemakai.

Selain BNN di tataran institusional, masyarakat juga punya andil besar untuk menekan penyebaran narkoba di masyarakat. Melihat tagedi Tugu Tani, masyarakat harus mengatakan 'Tidak!' pada narkoba. Selain bisa merusak diri sendiri, narkoba juga mencelakakan orang lain.

Abdillah Noor Fajrin

Mahasiswa jurusan Fisika
Universitas Diponegoro   
(//rfa)
TWITTER »
twit