Getting Time...

UII Yogyakarta Miliki 23 Guru Besar

Rabu, 21 Desember 2011 14:31 wib
Foto: gettyimages.com
Foto: gettyimages.com
YOGYAKARTA – Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta kembali menambah satu guru besarnya.

Pengukuhan salah satu dosen Fakultas Hukum (FH) UII Jawahir Thontowi sebagai guru besar itu dipimpin Rektor UII Edy Suandi Hamid dalam Sidang Terbuka Senat di Auditorium Kahar Muzakir, Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta, kemarin.

Dengan bertambahnya satu guru besar, UII kini memiliki 23 orang guru besar. Jumlahnya pasti akan bertambah pada 2012 karena sudah banyak dosen bergelar S-3 yang mengajukan permohonan menjadi guru besar. ”Selain itu, juga sudah ada tiga dosen yang sedang dalam proses sebagai guru besar,” ungkap Humas UII Rifqi Sasmita kemarin.

Sementara itu, Jawahir Thontowi dalam pidato pengukuhannya berjudul Menuju ilmu Hukum Berkeadilan menyoroti terjadinya krisis penegakan hukum. Salah satu pemicunya ialah kurikulum atau model pendidikan hukum di perguruan tinggi hanya identik dengan peraturan undang-undangan. Hati nurani dan nilai-nilai keadilan atau kepantasan masih diabaikan.

”Karena itu, menjadi sangat mustahil hukum berkeadilan membumi. Apalagi pengajar hukum hanya menyampaikan konsep keadilan beberapa menit saja dalam perkuliahan,” paparnya.

Jawahir mengaskan, aspek pendidikan dan pengajaran mempunyai pengaruh terhadap penegakan hukum, baik itu hukum nasional maupun internasional. Selain itu, krisis hukum yang terjadi saat ini sebagai cerminan ketidakadilan dari krisis yang intimidatif dalam penegakan hukum. (priyo setyawan/koran si)(//rfa)
TWITTER »
twit