Sudah Tradisi, ITS Juarai Dua Kompetisi

Selasa, 20 Desember 2011 14:09 wib | Rifa Nadia Nurfuadah - Okezone

Image: corbis.com Image: corbis.com JAKARTA - Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil meraih gelar juara pada dua kompetisi tahunan besutan Ditjen Dikti Kemendikbud ini. 

Dalam Kontes Jembatan Indonesia (KJI) 2011, tim mahasiswa Teknik Sipil ITS sukses menyabet gelar juara pertama. Mereka adalah Candra Prasetya, Rahmad Putra Juniazhar, Reza Arfany, dan Dika Aristia Prabowo. Sedangkan pada Kontes Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) 2011, tim beranggotakan Chairul Aprianto, Aan Sulistiyatno, dan Wahyu Candra Prasetya membawa pulang tropi sebagai juara ketiga.

"Kami sangat senang tahun ini bisa menang KJI dan KBGI lagi. Pencapaian tahun ini menunjukkan konsistensi mahasiswa Teknik Sipil ITS dalam mempertahankan tradisi juara," ujar Wahyu seperti dilansir ITS Online, Selasa (20/12/2011).

Wahyu, menuturkan, sejak awal, timnya memang memasang target juara pertama pada KJI yang dihelat di Universitas Indonesia (UI) itu. Mereka pun mempersiapkan diri dengan serius untuk unggul dalam beberapa kategori penilaian yakni kekokohan; Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3); dan kinerja Struktur.

Tidak sia-sia, empat sekawan itu pun mencatatkan diri sebagai yang terbaik pada ketiga kategori tersebut.

Meski dominan di tiga kategori, bukan berarti perjalanan tim tersebut mulus-mulus saja menuju tampuk kemenangan. Menurut Reza, salah satu kendala yang mereka hadapi adalah adanya peraturan baru yang tidak mengizinkan penggunaan sambungan baja pada jembatan yang dibuat peserta.

"Ketentuan baru ini sangat sulit ditaklukkan. Sebab, dengan tidak diperbolehkannya sambungan, maka lendutan jembatan menjadi semakin besar," Reza menjelaskan.

Tidak patah arang, mereka pun menerapkan metode cantilever secara penuh. Metode ini bahkan menjadi keunggulan mereka dari tim lainnya.

"Sebelum berangkat lomba kami menguji jembatan di laboratorium struktur. Ketika kontes, lendutan jembatan kami yang paling kecil, jurinya bahkan sempat enggak percaya," ujar Wahyu mengimbuhkan.

Di sisi lain, prestasi tim ITS pada KGBI yang hanya menyabet juara ketiga juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, proposal rancangan bangunan gedung yang diajukan tim ini berhasil menduduki peringkat teratas.

"Tahun ini kami mengajukan rancangan bangunan bertajuk Joglo Bumi Minatani. Berbeda dari sebelumnya, kami melakukan renovasi interior," kata Aan, salah satu anggota Tim KBGI. (rfa)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป