Image: corbis.com
JAKARTA - Koleksi perpustakaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bertambah dengan sumbangan buku dari Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS).
Siang ini, perwakilan ISEAS menyumbangkan puluhan buku hasil publikasi mereka dalam bidang ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan (IPSK).
Delegasi ISEAS yang dipimpin oleh Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Singapura Gerard Ho diterima oleh Deputi IPSK LIPI Aswatini.
Aswatini menyatakan, kerja sama antara kedua lembaga sebenarnya sudah terjalin sejak lama.
"Kedatangan ISEAS hari ini merupakan bentuk silaturahim dan penguatan kerja sama yang sudah terjalin," kata Aswatini di Gedung Sasana Widya Sarwono (SWS) lantai II LIPI, Senin (19/12/2011).
Menurut Aswatini, selama ini kerja sama antarkedua lembaga terjalin dalam berbagai bentuk, di antaranya menjadi visiting researcher, dan pemateri seminar. LIPI sendiri menyambut baik donasi buku tersebut.
"Sebab, sulit mendapatkan buku yang baik terutama dari luar negeri. Kami harap koleksi ini dapat menambah referensi para peneliti di Indonesia," imbuhnya.
Senada dengan Aswatini, Gerard mengemukakan, pemberian buku hanyalah simbol kerja sama yang telah lama terjalin antara LIPI dan ISEAS.
"Jangan melihatnya dari jumlah buku yang kami berikan, tapi nilai manfaat yang kami bagi," ujar Gerard.
Meski kerja sama LIPI dan ISEAS masih akan terus berlanjut, mereka belum bisa memastikan subjek riset berikutnya.
"Perkembangan dunia sosial dan kemanusiaan sangat cepat, tapi setiap ada isu menarik pasti akan kami teliti," Gerard mengimbuhkan.
ISEAS adalah lembaga riset regional berbasis di Singapura fokus pada isu-isu sosial, politik, keamanan, ekonomi, dan pembangunan di Asia Tenggara. Selain menerbitkan berbagai buku, ISEAS juga rutin menggelar seminar riset tentang topik-topik tersebut.(rfa)