Ilustrasi : ist.
SURABAYA - Sebanyak 56 Mahasiswa Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya menerima beasiswa sebesar Rp7 juta per semester. Beasiswa itu digelontorkan dari Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.
Dari jumlah itu, sebanyak 19 mahasiwa yang mendapatkan beasiswa dari semester tiga hingga delapan. Sementara mahasiswa yang mendapat beasiswa dari semester satu hingga delapan sebanyak 37. "Mereka adalah mahasiswa kelas International yang selanjutnya akan melanjutkan pendidikan semester akhir di Univesitas Rajamangala, Thailand," Rektor Ubhara, Suharto di Kampus Ubhara, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (4/11/2011).
Selain itu, tahun ini terdapat 11 mahasiswa Ubhara yang akan melanjutkan pendidikan di Universitas Rajamangala, Thailand. Para mahasiswa semester tujuh tersebut akan menempuh pendidikan selama satu tahun di Negeri Gajah Putih itu. "Di Thailand mereka akan mendapatkan beasiswa sebasar 15 ribu Baht atau senilai Rp4,3 juta per bulan," cetusnya.
Suharto menambahkan, kreteria penerima beasiswa adalah mahasiswa yang memiliki pretasi akademik. Untuk mahasiswa semester awal, diukur dari nilai Ujian Nasional (UN) yang bernilai rata-rata delapan serta menyatakan kesanggupan untuk kuliah di luar negeri. Sedangkan untuk semester dua ke atas diukur lewat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). "IPK-nya harus tertinggi di antara mahasiswa satu angkatan pada program studi tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Kordinator BPKLN Kemendikbud, AB Susanto mengatakan, pemberian beasiswa ini diperuntukan bagu mereka yang berprestasi. Tidak hanya mahasiswa, peneliti, dan seniman juga bisa mendapatkan beasiswa tersebut. "Bahkan wartawan juga bisa mendapatkan beasiswa ini asalkan berprestasi dengan TOEFL mininal 500," terangnya.
Susanto mengungkapkan, beasiswa dari BPKLN ini sudah digulirkan sejak enam tahun lalu. Pada 2006, dana beasiswa yang disediakan mencapai Rp30 milliar. Selanjutnya pada 2009 ada peningkatan menjadi Rp60 milliar. "Pada 2011, dana beasiswa lebih dari Rp115 milliar. Diharapkan, pada 2012 ada kenaikan 10 persen," katanya.(rhs)