foto: ub.ac.id
MALANG - Dosen Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Yusfan Adeputera Yusran, mengikuti Osaka Invitational Program For Short-Term Overseas Trainees In Architecture And Arts 2011 atau yang lebih dikenal dengan Ando Program untuk mempelajari arsitektur Jepang.
Yusfan merupakan salah satu dari delapan orang trainee yang berasal dari negara tetangga se-Asia. Ada pun trainee yang mengkuti program tersebut, yakni dua orang dari Indonesia (Jawa Timur dan Bali), satu orang masing-masing dari Thailand, Vietnam, China, Sri Langka, India, dan Nepal.
Program yang ditujukan bagi akademisi maupun praktisi di bidang arsitektur bertujuan untuk memperkenalkan arsitektur Jepang di Osaka dan sekitarnya, agar nantinya dapat digunakan sebagai komparasi dan pendukung oleh para trainee dalam pengembangan keilmuan serta pembangunan di negaranya masing-masing.
Yusfan diberikan kesempatan magang selama 3 minggu pada salah satu perusahaan perumahan ternama Jepang yakni Daiwa House Industry. Demikian yang dikutip laman UB, Senin (24/10/2011).
Selain berbagi tentang metode desain, ia diberikan kesempatan pula mempelajari bagaimana cara mereka membangun rumah instan yang tahan terhadap gempa, kebakaran, angin topan namun tetap memperhatikan kenyamanan penghuni dan dapat bertahan lama.
Selain itu, dalam program ini para trainee mengunjungi beberapa karya-karya Tadao Ando serta diperkenalkan bagaimana cara orang Jepang melestarikan tradisinya dengan mengunjungi beberapa bangunan tradisional di Kyoto.
Di tengah-tengah program, Yusfan menyempatkan diri pula untuk mengikuti Seminar Internasional Sustain 2011 di Uji, Kyoto yang diselenggarakan oleh PPI Kyoto. Sebuah kesempatan langka mengikuti seminar yang diadakan oleh pelajar Indonesia di luar negeri dan diikuti sebagian besar oleh akademisi dari Indonesia.(rhs)