foto: itb.ac.id
BANDUNG - Kriya Tekstil Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berkesempatan menjadi mitra organisasi tekstil internasional, Ars Textrina University of Leeds, Inggris dan Costume Culture Association, Korea akan menyelenggarakan Konferensi Tekstil dan Kostum Internasional.
Konferensi yang bertajuk "Heritage Textiles and Costumes", tahun ini terdiri dari seminar yang akan dilaksanakan di kampus ITB dan pameran yang bertempat di Lawangwangi Art and Science Center.
Menurut ketua penyelenggara, Biranul Anas, Bandung terpilih menjadi kota penyelenggara karena Bandung bisa dianggap sebagai ibu kota industri tekstil Indonesia, dimana 70 persen industri tekstil berada di wilayah Bandung dan sekitarnya. Selain itu, Bandung juga merupakan kota yang mendirikan pendidikan tinggi tekstil pertama di Indonesia yang saat ini bernama Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil.
"Industri tekstil modern di Indonesia masih belum sampai pada tahap industri kreatif, tapi merupakan industri job order," ujar Biranul seperti dilansir laman ITB, Senin (24/10/2011).
Dia berharap, kegiatan tersebut bisa berguna sebagai salah satu output yang diharapkan dengan adanya konferensi ini adalah akan ada tindakan lebih lanjut membuat konsep pengembangan industri tekstil Indonesia ke depan.
"Seminar internasional ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengakomodasi hasil-hasil penelitian di bidang tekstil mencakup bahan dasar, proses pewarnaan, proses pembuatan, aplikasi, teknik tradisional maupun modern, serta perkembangan kostum dan fesyen saat ini," lanjutnya.
Dengan melibatkan para ahli, praktisi, dan mahasiswa tekstil Indonesia serta mancanegara, dia juga berharap seminar tersebut bertujuan untuk mendorong semangat meneliti di semua kalangan baik perguruan tinggi maupun lembaga penetian serta industri tekstil yang berkualitas skala internasional.
Untuk diketahui, pameran pada kongres tersebut terdiri dari pameran fashion dan poster. Peserta pameran fashion berasal dari tujuh negara, yaitu Korea, Cina, Jepang, Israel, Filipina, Amerika, dan Indonesia. Ragam karya yang ditampilkan merupakan tekstil dan pakaian bernilai tradisi baik dari bentuk maupun teknik tekstilnya, seperti reka kait, tenun, rajut, sulam, bordir, dan lainnya.
Pameran yang akan dilangsungkan pada 24-25 Oktober 2011 ini juga menampilkan karya desainer kenamaan Indonesia seperti Barli Asmara, Tuty Cholid, Josephine Komara, dan Denny Wirawan. Sedangkan pameran poster, akan berisi tentang pemaparan 71 hasil penelitian para ahli dan akademisi yang bergerak di bidang tekstil serta bidang-bidang yang terkait dengannya. Pameran poster ini akan berlangsung di Campus Center Timur kampus ITB pada 25-26 Oktober 2011.(rhs)