Usai Pimnas, Karya Mahasiswa Akan Diserap Industri

Kamis, 21 Juli 2011 11:27 wib | Andi Aisyah - Okezone

Ilustrasi : ist. Ilustrasi : ist. MAKASSAR - Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) XXIV yang digelar di Kampus Tamalanrea, Universitas Hasanuddin (Unhas), diharapkan meningkatkan kemampuan penalaran mahasiswa.

"Sekitar 50 persen karya ilmiah mahasiswa yang dipresentasikan dalam Pimnas telah diserap oleh dunia industri," tutur Dosen Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof. Suryo Hapsoro Tri Utomo, kepada wartawan di Makassar, belum lama ini

Nantinya, kata Suryo, terjadi hubungan positif antara perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di berbagai perguruan tinggi se-Indonesia. Hal itu terjadi pada kemajuan sektor ril seperti perdagangan, industri, dan meningkatnya lapangan kerja.

"Idealnya, karya mahasiswa itu dipatenkan. Namun, mengurus hak paten itu butuh waktu lama. Ada karya yang telah dipatenkan dan digunakan oleh kalangan industri, tapi saya tidak tahu persis jumlahnya," terangnya.

Suryo juga menghitung terjadinya peningkatan kuantitas karya ilmiah yang diperlombakan selama sepekan di Unhas. Menurutnya, kualitas karya-karya ilmiah tersebut dalam beberapa bidang iptek sangat menunjang bagi dunia usaha.


"Contohnya, alat pengukur pakaian yang diciptakan para mahasiswa asal sebuah sekolah komputer di Surabaya. Karya itu turut dipamerkan di Pimnas Unhas 2011,” ujar Suryo.

Pimnas XXIV di Unhas telah berlangsung sejak 18 Juli lalu dan akan berakhir pada 22 Juli 2011 dengan mengusung tema kemaritiman. Kompetisi ini diikuti 457 tim dari 91 perguruan tinggi seluruh Indonesia. Sebagian karya mahasiswa yang mengikuti lomba turut diikutsertakan dalam pameran yang digelar di arena dalam areal Kampus Unhas Tamalanrea Jalan Perintis Kemerdekaan, km 10 Makassar.
(rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

  • 24
    April
    Kamis, 24 April 2014
    Serunya Ikut PNJ Fair 2014
  • 26
    April
    Sabtu, 26 April 2014
    Korean Culture Day 2014 di UI
  • 27
    April
    Minggu, 27 April 2014
    Menggila di Hammersonic 2014

SPEAK UP

Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini

Dulu, Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar bisa setara dengan laki-laki; dalam pendidikan dan banyak hal. Setelah kesetaraan gender tersebut tercapai, bagaimana kita bisa mengisi refleksi perjuangan Kartini?  Kirimkan opinimu melalui rubrik Suara Mahasiswa Periode 21-27 April 2014 dengan tema "Refleksi Perjuangan Kartini di Masa Kini" melalui email ke alamat kampus@okezone.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA ยป