Sejarah Kaum Gay Masuk Materi Pelajaran

Jum'at, 15 Juli 2011 12:10 wib | Margaret Puspitarini - Okezone

Sejarah Kaum Gay Masuk Materi Pelajaran Ilustrasi : Corbis SACRAMENTO – California menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat yang mengajarkan sejarah gay dan lesbian di sekolah negeri. Materi pelajaran tentang kaum minoritas ini akan disisipkan ke kelas sosial studi.  
Pada Kamis (14/7/2011), Gubernur California Jerry Brown telah menyetujui RUU ini dengan menandatanganinya. UU bertajuk SB48 ini mewajibkan sekolah negeri agar mengajarkan sejarah kontribusi dari kaum gay, lesbian, biseksual dan transgender (GLBT) kepada negeri dalam kurikulum studi sosial.
 
Sebelum ke gubernur, UU ini meraih suara mayoritas di tingkat legislatif, yang mayoritas dihuni Senator Partai Demokrat. “Sejarah harus jujur. UU ini merevisi hukum, melarang diskriminasi dalam pendidikan dan memastikan bahwa kontribusi dari semua lapisan masyarakat dan latar belakang, masuk dalam buku sejarah," ujar gubernur dari Partai Demokrat ini.


Senator dari San Francisco Mark Leno menyambut baik penandatanganan UU ini. Menurutnya, UU SB48 merupakan langkah awal untuk mengajarkan siswa tentang toleransi. UU ini mengajarkan siswa agar menerima kaum gay dan lesbian di tengah kasus bullying yang sering menimpa siswa gay. Demikian seperti dikutip dari AP, Jumat (15/7/2011).


Sebelum disahkan, UU SB48 menuai kritik dari beberapa gereja dan kelompok konservatif. Mereka berpendapat, pengajaran mengenai kaum GLBT akan mengekspos siswa dengan pelajaran yang dinilai orangtua siswa tidak pantas.

Sementara anggota parlemen dari Partai Republik yang menentang menilai UU ini bermaksud baik tapi kurang bisa dipahami. Beberapa orang mengkhawatirkan adanya indoktrinasi kepada anak-anak agar menerima homoseksualitas.
 
UU ini mewajibkan Dewan Pendidikan California dan distrik sekolah lokal untuk mengadopsi buku teks dan bahan pengajaran lainnya yang mencakup kontribusi dan peran kaum seksual minoritas, segera setelah tahun ajaran 2013-2014. Namun UU ini tidak menjelaskan bagaimana menerapkannya dan tidak ditentukan kelas berapa yang harus mempelajarinya.
(rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

SPEAK UP

Kemerdekaan di Mata Anak Muda Indonesia

Tahun ini Republik Indonesia memasuki usia 69 tahun. Bagaimanakah anak muda memaknai dan mengisi kemerdekaan Tanah Air? Kirimkan pendapatmu melalui rubrik Suara Mahasiswa periode 15-22 Agustus 2014 dengan tema "Kemerdekaan di Mata Anak Muda Indonesia" ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.
. Jangan lupa sertakan data diri dan fotomu yang paling gaya, ya.

BACA JUGA »