Getting Time...

Unhas Tolak Sembilan Mahasiswa Baru

Andi Aisyah
Selasa, 31 Mei 2011 15:23 wib
Ilustrasi: ist.
Ilustrasi: ist.
MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) terpaksa menolak sembilan mahasiswa baru peserta program Bidik Misi. Hal ini dilakukan lantaran sekolah asal tidak akurat mengirimkan data siswa untuk ikut serta sebagai peserta program bantuan keuangan tersebut. 

Bahkan, tiga siswa dari SMAN 3 Palopo terpaksa digugurkan haknya sebagai penerima beasiswa Bidik Misi, karena salah satu persyaratan penting mengenai 'pendapatan' ternyata kurang diperhatikan.

"Contohnya, rumah mereka bagus, memiliki sepeda motor, dan daya listrik di rumah orangtuanya di atas 1.000 watt," ujar Kepala Humas Unhas M Dahlan Abubakar kepada wartawan di Makassar, Selasa (31/5/2011).

Persyaratan berbentuk informasi mengenai 'harta' mahasiswa baru selain bukti fisik melalui foto, juga dihimpun berdasarkan hasil wawancara dengan tim verifikasi.

Diperkirakan, masih ada beberapa mahasiswa yang direkomendasikan memperoleh beasiswa Bidik Misi akan gugur haknya, mengingat masih banyak yang belum diverifikasi oleh tim. Jatah mereka yang gugur haknya ini akan diisi oleh mahasiswa baru Unhas melalui Jalur Penelusuran Pemantauan Bakat (JPPB) yang dalam waktu dekat ini juga akan ditentukan.

Unhas menyediakan kuota untuk 292 calon penerima beasiswa Bidik Misi melalui jalur undangan. Khususnya mengenai jumlah calon mahasiswa yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) namun dinyatakan lulus melalui Jalur Undangan, Dahlan mengatakan, mereka yang dinyatakan lulus melalui Jalur Undangan seluruhnya sekaligus sudah dinyatakan lulus UN.

"Hal ini disebabkan koneksi sistem akumulasi nilai UN dengan Jalur Undangan. Maka, kalau ada peserta Jalur Undangan tidak lulus UN, sistem secara otomatis akan mendiskualifikasi (menghapus) nama peserta tersebut," Dahlan menjelaskan.

Hingga batas akhir pendaftaran, ada 22.051 orang memilih Undas, terdiri atas pemilih kelompok IPA 7.453 orang, IPS 3.197 orang, dan IPC 11.411 siswa.(rfa)
TWITTER »
twit