Getting Time...

Inovasi Mobile Learning dari UGM

Satria Nugraha
Senin, 24 Mei 2010 14:58 wib
Image: corbis.com
Image: corbis.com
YOGYAKARTA - Mahasiswa serta alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam lembaga Generasi Cerdas Mandiri (GCM) Ednovation berhasil
menciptakan inovasi pembelajaran mobile (mobile learning).

Mereka mampu menjadikan telepon seluler (ponsel) yang pada awalnya hanya untuk mengirim pesan singkat (sms), menelepon, atau membuka internet menjadi alat belajar lengkap yang berisi semua pelajaran sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

“Dengan inovasi tersebut semua materi, soal, contoh soal, dan try out modern dapat dimasukkan ke dalam ponsel. Tentang tampilan bisa disesuaikan dengan ukuran lebar layar ponsel,” kata Manajer GCM Ednovation Saevul Amri, Senin (24/5/2010).

Tim UGM ini terdiri atas Rio Winanda Tandjung (alumnus Teknik Nuklir UGM), Ida Bagus Gede Dwidasmara (alumnus Ilmu Komputer UGM), Saevul Amri (mahasiswa Biologi UGM), Hanni Puspita (mahasiswa MIPA UGM), Sutarman (alumnus Kedokteran Umum UGM), Agung Baskoro (mahasiswa Fisipol UGM), dan Aspian Noor (mahasiswa Geografi UGM). Hasil kreasi mereka, imbuh Saevul, bahkan mendapat apresiasi dari Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga RI Andi Alfian Mallarangeng.

“Agenda peluncuran pembelajaran mobile dijadikan sebagai agenda resmi Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada 7 Mei lalu di Aula Wiswa Menpora, Jakarta,” katanya.

Secara prinsip aplikasi pembelajaran mobile dikembangkan dengan program berbasis Java, yang berfungsi sebagai alat pembaca. Setelah program terpasang, materi pelajaran dapat dimasukkan ke dalam ponsel. Dengan adanya inovasi pembelajaran
mobile tersebut, siswa dapat belajar di mana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan ponsel kesayangannya.

“Dengan demikian, jam belajar siswa dapat ditingkatkan. Sementara bagi guru, inovasi ini dapat membantu penyampaian materi pelajaran dan nilai-nilai moral,” jelas Saevul.

Temuan tersebut juga tercatat dalam rekor MURI sebagai lembaga pendidikan pertama yang membuat dan menyelenggarakan program mobile learning menggunakan telepon seluler sebagai media belajar tanpa koneksi dengan materi lengkap dan gratis untuk semua pelajar di seluruh Indonesia. Penghargaan diberikan beberapa waktu lalu di Grha Sabha Pramana UGM.

 (rhs)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit