Image : ist.
BANDUNG - PALAPA II berhasil menyabet penghargaan pada ajang IEEE-2010 Presidents “Change The World”. Lalu apakah yang dimaksut dengan PALAPA II itu? Simak ulasannya berikut ini.
PALAPA II merupakan proyek yang lahir dari Himpunan Mahasiswa Elektroteknik (HME)ITB yang dikepalai oleh Ramadhani Wahono, mahasiswa program studi Teknik Tenaga Listrik. Sebenarnya PALAPA II adalah proyek yang meneruskan suksesnya PALAPA I. Ide ini timbul karena adanya pemikiran bahwa setelah 64 tahun Indonesia merdeka tapi belum 100% wilayah di Indonesia teraliri listrik. Demikian dikutip dari situs ITB, Senin (10/5/2010).
Tujuan dari PALAPA II sendiri adalah membangun sumber energi dan sumber ekonomi yang sangat penting untuk pembangunan desa di skala mikro, seperti membangun pembangkit listrik tenaga sel surya untuk energinya dan membangun peternakan ayam untuk segi ekonominya. Dari situ, peternakan ayam mampu menghasilkan beberapa komoditi dan akan dijual untuk menghasilkan uang. Uang tadi nantinya menjadi siklus untuk perawatan dan perbaikan pembangkit dan beberapa lagi uangnya untuk kesejahteraan warga.
Sistem pembangkit listrik yang digunakan pada PALAPA II sangat sederhana. Jadi Sinar matahari dimanfaatkan atau dikonversi menjadi energi listrik melalui sel surya , sel surya tersebut merupakan sumber DC. Kemudian, ada kontroler yang mengatur pengisian batere. Ketika jam-jam tertentu dia menyuplai listrik, listrik ini akan disimpan ke batere dan dari batere nanti mengalir ke inverter, lalu di inverter mengubah sinyal DC ke AC- dan sinyal AC seperti di yang ada dikehidupan kita sehari-hari yang nantinya didistribusikan.
Konsep dari PALAPA ini ternyata berhasil menyabet penghargaan di IEEE-2010 Presidents “Change The World”. Konsep yang secara garis besar telah ada pada PALAPA I tentang membangun piko hidro dan PALAPA II yang concern di ekonomi dan energi ini, serta proyek berikutnya PALAPA III, dikirimkan ke IEEE. Dengan mengusung tema ekonomi dan energi, serta pengembangan masyarakat, konsep ini mempunyai nilai jual yang tinggi. Terbukti konsep PALAPA ini masuk nominasi 3 besar dunia dan acara penyerahan hadiah atau penghargaannya akan dilaksanakan di Montreal, Kanada.
Untuk proyek ke depannya para mahasiswa yang tergabung dalam HME ini akan monitoring hasil kerjanya, seperti melakukan perbaikan di peternakan ayam dengan melakukan penyuluhan. Kemudian, mereka juga akan melanjutkan dengan PALAPA III yaitu penyempurnaan dari PALAPA III dengan daerah pengerjaan yang berbeda.(rhs)