Getting Time...

Ulang Tahun Prof Anak Agung Dihadiahi Dukungan

Rani Hardjanti
Rabu, 10 Februari 2010 11:18 wib
Dok akun Facebook milik Anak Agung Banyu Perwita.
Dok akun Facebook milik Anak Agung Banyu Perwita.
JAKARTA - Nasib sial yang mendera Guru Besar Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung Prof Anak Agung Banyu Perwita, menimpa dirinya saat perayaan ulang tahun pada 6 Februari kemarin.

Pria jebolan Lancaster University, UK, ini akan dijatuhi sanksi atas dugaan keras plagiarisme atau penjiplakan karya intelektual. Prof Anak Agung Banyu Perwita ketahuan melakukan plagiarisme dalam salah satu tulisannya yang dimuat suratkabar The Jakarta Post. Yang bersangkutan telah mengakui tulisannya berjudul ”RI as a New Middle Power?” menyontek tulisan penulis Australia Carl Ungerer berjudul ”The Middle Power Concept in Australian Foreign Policy”. Akhirnya, Prof Anak Agung Banyu Perwita pun telah mengajukan surat pengunduran diri dari Unpar.

Dengan adanya kasus ini, pihak Rektorat Unpar segera menggelar rapat senat universitas, guna menentukan jenis sanksi yang dikenakan. Menurut pihak Rektorat Unpar, sanksi terburuk secara administratif yang akan dijatuhkan, yakni diberhentikan sebagai karyawan Unpar dan pencopotan status guru besar.

Namun, di tengah kegetiran yang menderanya, dukungan mengalir deras kepada Prof Anak Agung. Dukungan itu terlihat pada akun Facebook miliknya.

Berdasarkan pengamatan okezone, di Jakarta, Rabu (10/2/2010), ucapan selamat ulang tahun dan dukungan menghiasi wall Facebooknya, seperti yang dituliskan oleh teman Guru Besar bernama, Christanita Lily Karinda.

"Mas Banyu, happy birthday ya.. walaupun agak telat..hope that U'll get through this tribulation and still can make tha best out of it! ;),"

Dukungan lainnya juga mengalir, antara lain dari mahasiswa, rekan, alumnus Unpar HI, dan para kolega.

Seperti yang dituliskan oleh seorang yang bernama Inno Kribow pada wall Facebook milik sang profesor.  "Inno Kribow  Be brave n strong mr.banyu...no body s prfct..mg qt smw bs ambl hkmahx..mgkn Tuhan punya jln lain bwt pak banyu...smgat pak.."

"Muradi Clark : Apapun yang terjadi dan sedang menguji anda mas, you are still my first lecturer to teach me anything on strategic studies! keep silent for awhile is better now!!!
"

"Evariny Andriana  : To our beloved mas Banyu Perwita, sebagai alumni HI unpar, saya tetep dukung dan mendoakan yg terbaik utk mas banyu.. karena biar gimanapun saya inget masa2 kuliah dulu, paling semangat kalo dah mata kuliahnya mas banyu... everybody makes mistakes. Tapi jadikan ini sebagai hikmah ya mas... goodluck in your future career,"

Di situs Facebook- nya, dia sudah menyatakan permintaan maaf dan berniat mundur dari Unpar.

I do apologize for what i have done....” sebut Agung dalam status di account-nya pekan lalu. “Perhaps, it’s better for me to resign,” ujar pengajar Jurusan HI Fisip Unpar itu dalam status terakhirnya.
(rhs)
TWITTER »
twit