MAKASSAR - Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin meminta mahasiswa se-Kota Makassar menjaga etika dan sopan santun saat kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada perayaan Hari Nusantara, 9 Desember mendatang.
Permintaan tersebut terkait maraknya unjuk rasa di daerah dalam kasus perseteruan antara polisi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kasus Bank Century. "Jadi, kami minta mahasiswa bersikap sesuai aturan. Paling tidak diharapkan etika dan sopan santun dijaga dengan baik," ungkapnya yang ditemui seusai menggelar rapat persiapan Hari Nusantara di Balai Kota, kemarin.
Dia beranggapan, kunjungan Presiden RI tersebut merupakan sebuah penghormatan dan penghargaan bagi masyarakat dan Pemkot serta Pemprov Sulsel.
"Kami berharap dalam penyikapan aksi tersebut tidak mengganggu acara agenda nasional itu," tandas pria yang akrab disapa Aco ini. Sejauh ini belum ada perubahan jadwal dalam kedatangan SBY di Makassar.
Sesuai rencana, puncak perayaan Hari Nusantara yang digelar di Makassar dipusatkan di Pantai Losari dan kawasan Center Point of Indonesia (CPI). Dia menjelaskan, penentuan lokasi tersebut untuk menonjolkan nuansa kebaharian dan potensi laut yang tidak terkesan eksklusif. Apalagi, Pantai Losari dibangun dengan konsep mitigasi (upaya penyelamatan dari bencana tsunami) yang pertama di Indonesia.
Penonjolan nuansa kebaharian itu dengan menyiapkan 1.000 kapal kecil (jolloro) dan 33 kapal pinisi. Jumlah kapal pinisi itu mewakili 33 provinsi yang ada di Indonesia. Selain itu, SBY juga dijadwalkan akan melakukan temu wicara dengan 200 masyarakat yang bermukim di kecamatan setempat dan melakukan pencangkokan coral di 11 pulau yang ada di Makassar dan sembilan pulau yang berada di Kabupaten Pangkep.
"Pencangkokan coral ini akan menjadi pemecahan rekor dunia. Rekor terakhir di Thailand sebanyak 64 pulau dan di Indonesia sebanyak 101 pulau," paparnya. Dalam rangkaian acara perayaan itu, akan dilakukan sejumlah kegiatan, seperti lomba renang antarpulau, hiburan musik, pemecahan rekor Muri masak/bakar ikan sepanjang 3,6 kilometer di Pantai Losari, lomba jala sampah, parade kapal dan perahu di pesisir Pantai Losari, lomba perahu hias, pameran kelautan.
Ilham menambahkan, kedatangan SBY di anjungan Pantai Losari juga akan mengomunikasikan perampungan revitalisasi Losari dalam hal pembangunan pelataran Bugis-Makassar dan Toraja-Mandar.
"Ini (revitalisasi) adalah salah satu laboratorium migitasi yang menjadi prototipe dan mungkin menjadi prototipe dunia mitigasi pantai. Itu yang akan kami minta bantuan dana dari pemerintah pusat," ujarnya. Dia menargetkan, semua persiapan akan rampung pada 1 Desember mendatang. Karena itu, pihaknya akan mendampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang akan mengecek persiapan tersebut pada Senin depan.
"Saat ini sudah 90 persen dan pekan depan sudah selesai, baik pembuatan jembatan yang menghubungkan ke Tanah Tumbuh yang menjadi titik Center Point of Indonesia," tandas Ilham.
(Koran SI/Koran SI/mbs)