YOGYAKARTA - Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta memiliki 10 orang doktor baru sebagai tenaga pendidiknya. 10 orang tersebut tiga di antaranya menyelesaikan studi strata tiganya di luar negeri.
Rektor UII Prof Edy Suandi Hamid dalam penyambutan doktor baru kemarin menyatakan, dengan adanya doktor yang baru lulus 2008/2009 ini UII kini memiliki 68 orang staf edukatif dengan jenjang pendidikan strata tiga atau doktoral.
"Dengan jumlah doktor yang terus bertambah, UII tentunya berharap bahwa perkembangan universitas dalam melaksanakan tugas utamanya sebagai institusi pendidikan tinggi semakin meningkat. Hal ini sesuai dengan tuntutan visi dan misi UII maupun sesuai dengan tantangan zaman dan harapan masyarakat," katanya.
Dalam keterangannya, dia menyatakan dari sepuluh doktor tersebut, tiga diantaranya merupakan doktor Ilmu Hukum, dua ilmu ekonomi. Sisanya, Ilmu Studi Transportasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Bahasa dan Sastra Arab, serta dua Ilmu Teknik Sipil.
"Jika dilihat dari komposisinya menarik, banyak yang Ilmu Hukum. Memang saat ini peran ilmu ini di Indonesia cukup menonjol, terlebih saat ini sedang terjadi berbagai persoalan hukum yang mencederai nurani keadilan bangsa. Kita juga menjadi penyaksi, betapa murahnya hukum dijual dan ditransaksikan oleh oknum aparat hukum yang bekerja sama dengan koruptor," katanya.
Fenomena hukum yang saat ini tengah berlangsung menunjukkan betapa pentingnya peran perguruan tinggi untuk menghasilkan alumni yang berkualitas, berintegritas, bertanggungjawab, dan bermoral. "Sehingga setiap amanah yang diberikan kepada alumni dan staf edukatif yang berkarir di tingkat nasional mampu menunjukkan kredibilitas, kejujuran dan keseriusan dalam melaksanakannya," ungkapnya.
Edy juga menegaskan, sebagai staf edukatif doktoral maka sudah saatnya untuk memberikan kontribusi langsung bagi proses pengkaderan dan pembinaan mahasiswa yang memiliki tanggung jawab.
"Pendidikan tinggi harus menjadi motor penggerak yang membekali mahasiswa dan alumninya dengan semangat kejujuran dan integritas," tandasnya.
Ketua Badan Wakaf Yayasan UII Lutfi Hasan menyatakan, selain 10 orang doktor baru tersebut, pihaknya kini juga tengah memiliki 30 calon doktor yang hampir selesai masa studinya.
"Bahkan saat ini dosen UII yang sedang disekolahkan dalam program doktor sebanyak 100 orang lebih, kalau dihitung totalnya ada 200-an orang untuk program doktor ini. Kita berharap dengan semakin banyaknya staf edukatif kita yang doktoral, mampu semakin meningkatkan kualitas alumni," ungkapnya.
(Koran SI/Koran SI/mbs)