Opini Kampus


Belajar dari Sejarah

Selasa, 19 Agustus 2008 - 15:00 wib
text TEXT SIZE :  

INDONESIA telah merdeka lebih dari 63 tahun. Perkembangan negara Indonesia mulai dari awal kemerdekaan sampai pada saat ini dapat dikatakan lambat.

Masalah-masalah yang dihadapi bangsa Indonesia dari tahun ke tahun menjadi kumpulan bom yang siap meledak kapan saja. Hal itu karena banyak masalah bangsa Indonesia diselesaikan dengan melahirkan banyak masalah baru.

Kemiskinan menjadi prioritas utama dari setiap pemimpin bangsa Indonesia, tetapi tetap tidak mengubah angka kemiskinan yang grafiknya selalu bergerak naik. Pendidikan yang tidak merata dan tidak meningkat secara progresif juga menimbulkan masalah baru, yaitu tingkat kesadaran masyarakat Indonesia yang menurun atas nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh pahlawan-pahlawan kemerdekaan Indonesia.

Merosotnya prestasi yang didapat anak bangsa merupakan salah satu bukti bahwa pendidikan tidak menjadi prioritas kesadaran terhadap masyarakat Indonesia. Budaya daerah yang menjadi aset anak bangsa juga mulai ditinggalkan, hal ini merupakan bukti lain yang menunjukkan bahwa tingkat kesadaran yang masih rendah.

Fenomena ini terjadi tak lain akibat pengetahuan yang kurang bagi masyarakat Indonesia. Hebatnya, perkembangan demokrasi pada masyarakat Indonesia mengalami kemajuan yang sangat pesat. Ini dapat dilihat dari banyaknya aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada "pengurus negara", selain hal tersebut kemajuan tingkat konsumsi masyarakat Indonesia juga menjadi salah satu perkembangan yang luar biasa.

Memang perubahan bangsa Indonesia semakin lama semakin baik pada pembangunan infrastruktur, tetapi berdampingan dengan hal tersebut terjadi perkembangan penurunan jiwa nasionalisme dan rasa tanggung jawab terhadap negara Indonesia. Banyak terjadi gejolak di masyarakat pada satu dekade pascareformasi dibandingkan dengan dekade sebelumnya.

Hal ini berhubungan dengan sejarah masa lalu bangsa Indonesia yang mengalami masa kejayaan pada dekade Orde Baru. Nilai-nilai moralitas juga menjadi sorotan penting dalam perkembangan bangsa Indonesia. Hal ini dapat dilihat pada masa Orde Lama dan Orde Baru.

Bangsa Indonesia yang dinilai santun berkembang menjadi berantakan, yang paling parah lagi penyakit "tikus yang menggerogoti" banyak menjangkiti anak bangsa, sampai pada pengurus negara dan perwakilan rakyat. Bahkan para penegak hukum juga ikut terinfeksi. Sejarah bangsa ini merupakan pelajaran penting agar kesalahan-kesalahan yang terjadi dapat menjadi pengalaman dan kelebihan/kekuatan yang didapat semakin ditingkatkan. (*)

Muhammad Okto Zainuddin Siregar
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sumatra Utara (USU)
(//mbs)

o1 o2
o3 o4
o1 o2

Berita Lain

o3 o4